Museum Chimai: Museum di Asia, Rasa Eropa

Museum ini adalah salah satu museum termegah yang dimiliki Taiwan. Kemegahan gedung ini mulai terlihat dari kejauhan 1 KM dari gedung ini. Di main entrance, Anda akan disambut oleh patung megah bernama Theseus Fighting the Centaur Bianor. Patung ini menceritakan bagaimana Theseus, penguasa Athena, membantu raja Lapis dengan membantai Centaur Bianor dengan kejam.
https://drive.google.com/file/d/1pr-2zCsvaMoWjfHur3fEJ0YR_RvlPkfZ/view?usp=sharing
Figure 1: Patung Theseus Fighting the Centaur Bianor. Sekitar 30 meter di depan, Anda akan disambut oleh sebuah kelompok patung berkuda yang megah bernama Apollo Fountain Plaza. Patung ini menunjukkan dewa matahari bernama Apollo melompat keluar dari laut dengan kereta kuda. Dalam mitologi Yunani, Apollo terbit dari timur setiap pagi dengan kereta matahari dan membawa cahaya ke dunia. Kereta ditarik oleh empat kuda dengan ekspresi yang berbeda. Tangan kanannya memegang kendali dan mengarahkan kereta kuda ke depan. Di ke empat sisi Apollo, masing-masing dewa laut dan lumba-lumba yang berjuang untuk meniup tanduk menyatakan kedatangan dewa matahari dan juga menciptakan pemandangan yang luar biasa. 17121614089_10822d9a8c_b Figure 2: Kelompok patung berkuda yang disebut Apollo Fountain Plaza. Kemudian 10 meter di depan Anda, ada sebuah sebuah danau yang menjadi pemisah jalan raya dengan badan museum. Danau ini disebut Muse Lake. Jembatan besar bernama Olympus Bridge menjadi penghubung keduanya. Jembatan ini dihiasi 12 patung dewa Yunani, mulai dari Zeus, Hera, Demeter, Hermes, Ares, Athena, Artemis, Apollo, Hephaestus, Aprhodite, Hestia dan Poseidon. Di bawah jembatan, Anda juga bisa menikmati bentangan Muse Lake yang cukup luas serta siulan burung yang terbang hinggap di sekitaran danau. 73c39579-c208-4179-ada6-79422c070e9d_l Figure 3: Olympus Bridge dengan deretan Patung Dewa Yunani di sisinya. 1522502443549.JPEG Figure 4: Penulis dengan patung Dewa Apollo. IMGP1666 Figure 5: Muse lake yang mengelilingi Museum Chimai. Selanjutnya 100 meter di depan, Muse Plaza akan disuguhkan dengan halaman besar nan luas yang tentunya menjadi spot paling menarik mengambil foto. Halaman luas ini seperti sebuah teras besar yang manjadi pintu utama memasuki Museum. Nuasa Barat terasa sekali. Kita seperti bukan berada di Asia, melainkan di sebuah tempat di Eropa. Tak mengejutkan, tahun 1996 majalah Forbes menyatakan museum ini sebagai ai???one of the worldai??i??s most surprising art collectionsai???. 1522502481289.JPEG Figure 6: Muse Plaza membentang sebagai halaman luas menjadi spot terbaik mengabadikan kebersamaan di Museum Chimai. 1522503203138.JPEG Figure 7: Main Entrance adalah lokasi terbaik melihat arsitektur barat Museum Chimai. Setelah menikmati kemegahan Muse Plaza, Anda akan memasuki main entrance museum ini. Main entrance adalah tempat tebaik menikmati keindahan arsitektur bangunan ini dalam jarak dekat. 16 pilar utama gedung ini akan semakin menambah kemegahan museum ini yang tentunya dapat mengingatkan kita dengan bangunan tua di Eropa. Nah, sekarang saatnya kita memasuki area gedung dengan koleksi lengkapnya. Salah satu koleksi berharga museum ini adalah biola. Museum ini diperkirakan menyimpan 1000-an jenis biola terkenal di seluruh dunia karya Antonio Stradivari, Guarneri del Gesu, Nicolo Amati, Jacob Stainer, Amati, Rogeri, Joseph Guarneri Filius Andrea, Seraphin Gagliano, Guadagnini dan seniman lainnya. Selain biola terkenal Anda tentunya bisa melihat berbagai karya lainnya berupa peralatan perang, barang antik dan lainnya. 1522503368015.JPEG Figure 8: Di dalam gedung utama Museum Chimai. 1522503384571.JPEG Figure 10: Salah satu koleksi patung di dalam Museum Chimai. Sebagai tambahan, jika Anda menginginkan tempat menarik untuk mengambil foto, saya sarankan Anda juga boleh mengunjungi sisi kanan gedung ini berupa Cupid Bridge, Cherup Fountain, dan Olympia Bown. Untuk menikmati semua koleksi mewah di dalam museum ini Anda akan di-charge NTD 200. Ingat, selama berada di dalam area museum, Anda tidak diperkenankan untuk mengambil foto dan membawa makanan. Namun, Anda tidak akan dikenakan biaya apapun jika Anda hanya menikmati semua fasilitas yang berada di luar museum ini. Jika Anda memiliki kesempatan mengunjungi selatan Taiwan, tempat ini adalah salah satu tempat yang paling direkomendasikan untuk dikunjungi. Selamat membuat rencana mengunjungi tempat ini.

Trackback from your site.

Samuel Herianto Ginting Munthe

Aku hanya ingin mengetahui dua hal dalam hidupku: mengenal Allah dan mengenal diri (St. Augustine of Hippo). Samuel Herianto (e-mail: samuelhgm@g.ncu.edu.tw), student of Department of Biomedical Sciences, National Central University. Researcher assistant in High Throughput Biosensing Laboratory.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.